Skip to content

Serviks, gejala dan Penyebabnya

Kanker serviks merupakan pertumbuhan dari suatu kelompok sel yang tidak normal pada serviks (leher rahim).

Perubahan ini biasanya memakan waktu beberapa tahun sebelum berkembang menjadi kanker. Oleh sebab itu sebenarnya terdapat kesempatan yang cukup lama untuk mendeteksi apabila terjadi perubahan pada sel serviks melalui skrining (papsmear atau IVA) dan menanganinya sebelum menjadi kanker serviks

GEJALA

Kebanyakan infeksi HPV dan kanker serviks stadium dini berlangsung tanpa menimbulkan gejala sedikitpun sehingga penderita masih dapat menjalani kegiatan sehari-hari.

Namun, jika dilakukan pemeriksaan deteksi dini dapat ditemukan adanya sel-sel serviks yang tidak normal yang disebut juga sebagai lesi prakanker.

Bila kanker sudah mengalami progresifitas atau stadium lanjut maka gejala-gejala yang dapat timbul antara lain:
1. Pendarahan setelah senggama.
2. Pendarahan spontan yang terjadi antara periode menstruasi rutin.
3. Timbulnya keputihan yang bercampur dengan darah dan berbau.
4. Nyeri panggul dan gangguan atau bahkan tidak bisa buang air kecil.
5. Nyeri ketika berhubungan seks

Jangan tunda untuk menghubungi dokter jika Anda menemui gejala tersebut.

PENYEBABNYA

Penyebab utamanya adalah virus yang disebut Human Papilloma (HPV) yang dapat menyebabkan kanker.

HPV 16 dan 18 secara bersama mewakili 70% penyebab kanker serviks. (12)

Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan sendirinya namun kadang bisa menjadi infeksi persisten yang dapat berkembang menjadi kanker serviks.

Yang perlu diketahui mengenai virus HPV:
1.  HPV dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
2.  Penularan dapat juga terjadi meski tidak melalui hubungan seksual.
3.  HPV dapat bertahan dalam suhu panas.

MENGAPA WANITA BERISIKO TERHADAP  SERVIKS INI

Setiap perempuan berisiko terkena HPV penyebab kanker serviks dalam masa hidupnya tanpa memandang usia, latar belakang dan gaya hidup.

Setiap perempuan berisiko karena :

  • Biasanya sebagian besar infeksi akan sembuh dengan sendirinya. Mereka yang mengalami infeksi persisten jarang menunjukan gejala pada stadium awal, dan biasanya berkembang menjadi kanker serviks beberapa tahun kemudian.
  • Setelah infeksi HPV, tubuh kita tidak dapat selalu membentuk kekebalan, maka kita tidak terlindungi dari infeksi berikutnya.

FAKTOR YANG MENINGKATKAN RESIKO SERVIKS

  • Menikah / hubungan seksual pada usia muda.
  • Sering melahirkan.
  • Merokok.
  • Berganti-ganti pasangan seksual.
  • Infeksi menular seksual

PENCEGAHAN

Vaksin

Pemberian vaksin (antigen) yang dapat merangsang pembentukan imunitas (antibody) dari sistem imun didalam tubuh.

Vaksinasi merupakan pencegahan Primer.

%d bloggers like this: